Pemilihan Maskapai Sebagai Tempat On The Job Training (OJT) Bagi Siswa Lembaga Pendidikan Dan Pelatihan (LPP) Penerbangan Dengan Metode Promethee

Safrizal _

Sari


Setiap akhir dari pendidikan dan pelatihan OJT (on the job training) selalu diberikan kepada siswa yang terdaftar pada LPP Penerbangan tersebut, dimana tempat OJT (on the job training) adalah maskapai penerbangan. Sebuah maskapai penerbangan adalah sebuah organisasi yang menyediakan jasa penerbangan bagi penumpang atau barang. Mereka menyewa atau memiliki pesawat terbang untuk menyediakan jasa tersebut dan dapat membentuk kerja sama atau aliansi dengan maskapai lainnya untuk keuntungan bersama. Oleh karena itu maka perlu diadakan proses pemilihan maskapai sebagai tempat OJT bagi siswa Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) Penerbangan sesuai dengan minat siswa tersebut dengan penerapan metode promethee. Sehingga didapatkan hasil keputusan maskapai yang diminati oleh siswa LPP Penerbangan tersebut, yang mana hasil maskapai yang menjadi pilihan siswa tersebut bisa memberikan masukkan bagi pihak lembaga untuk menyesuaikan atau melakukan tinjauan program LPP Penerbangan yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh maskapai tersebut. Sehingga setelah siswa LPP Penerbangan selesai melakukan pendidikan dan pelatihan tersebut bias langsung diterima sesuai dengan tempat OJT yang diminatinya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa maskapai Garuda Air memiliki prioritas pertama dengan nilai 0,75, Air Asia menjadi prioritas kedua dengan nilai 0,33, Sriwijaya Air memiliki perioritas ketiga dengan nilai 0,08, Lion Air memiliki prioritas keempat dengan nilai -0,16 dan City Link memiliki perioritas kelima dengan nilai -1,00 dari hasil penyebaran kuesioner.

Teks Lengkap:

PDF (English)

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STMIK Tasikmalaya

Copyright © 2019 Jurnal VOI (Voice Of Informatics)

E-ISSN : 2579-3489

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.